Berpikir Nyata Melalui Dunia Maya

Siang malam ku selalu menatap layar terpaku untuk online, online, online, online. Jari dan keyboard beradu, pasang earphone dengar lagu, aku online, online, online, online
(Online-Saykoji)

Sepenggal lirik lagu di atas merupakan cerminan nyata masyarakat dewasa ini. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi era modern, terutama internet, telah mengubah arus dan gaya komunikasi. Dahulu saat internet masih merupakan barang mahal, face to face secara langsung adalah cara komunikasi yang sangat lumrah di tengah masyarakat. Namun kini sejak kemajuan era cyber, gaya komunikasi masih bertahan dengan face to face, hanya bedanya terdapat sekat di antara face yaitu dunia maya. Seperti yang diucapkan orang-orang, “internet mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”. Secara nyata, dapat dilihat banyak orang berkomunikasi lewat jendela chat padahal tempat duduk mereka terpisah tak lebih dari satu meter.
             Perubahan tak hanya terjadi pada gaya komunikasi, namun internet telah mengubah level pendidikan di Indonesia. Pendidikan telah mengalami kemajuan jika dilihat dari sisi teknologi. Para penggiat pendidikan kini memanfaatkan internet atau cyber sebagai ruang kelas kedua. Mereka sering memberi materi pelajaran secara online. Selain itu berbagai macam pengetahuan dapat diakses melalui dunia maya. Dari jurnal lokal hingga internasional ada di sana. Hal ini tentu dapat menambah wawasan serta ilmu para pecinta pendidikan. Mereka tak hanya mendapat materi dari guru atau dosen yang cenderung monoton, namun juga memperoleh ilmu dari dunia maya yang luas. Namun cyber baiknya jangan hanya dijadikan lumbung tapi juga harus menjadi inspirator. Hal yang didapat dari sana hendaknya diterapkan di dunia nyata guna kemajuan pendidikan Indonesia yang sebenarnya. Jika ini dilakukan, kelak Indonesia akan menggaung lagi di telinga internasional seperti beberapa dasawarsa yang lalu.
            Era cyber sekarang hadir dengan manfaat serta keburukan. Namun yang penting bagaimana manfaat dan keburukan itu dapat kita manage. Seperti dalam pendidikan, cyber menjadi salah satu sumber ilmu untuk memajukan pendidikan Indonesia. Cyber-education adalah pilihan alternatif di era global ini. Selain itu cyber-education akan membawa kita untuk berpikir nyata dalam mengembangkan ilmu melalui sebuah dunia yang sangat luas, yaitu dunia maya.


Comments

Popular posts from this blog

Professor Muda dan Pakar Teknologi Nano di AS, Asal Indonesia

Sejarah Layout: Dari Zaman Batu Hingga Zaman Internet

ARTIKEL ILMIAH POPULER