Posts

Showing posts with the label Puisi

Tangkai Bunga

Image
Semakin engkau ingin menggapainya Semakin pekat kegelapan  mendekapmu Aku sudah meniupkan impian kosongku dalam balon Yang kemudian impian itu tenggelam Dalam langit yang tak lebih biru dari langit dinding hatiku Manusia ingin menjalani hidupnya dengan senyuman Tapi mereka hanya pandai berpuara pura dan memaksakan senyum mereka "Bahagia itu tidak terlihat dari seberapa besarnya engkau tersenyum bukan ?" Tapi bahagia itu seberapa kamu menghargai senyuman Aku kira aku memiliki musim semi dalam telapak tanganku Ini seperti nyaniyan cahaya yang diciptakan penyair buta Impian, kenangan, cinta, dan hari esok adalah hal yang selalu aku dengungkan Hidup bagai tangkai bunga adalah indah bukan? Dia tak akan pernah tau hari esok dengan kelokannya Loki Yogyakarta, 24 Oktober 2012

Makna Sebuah Tulisan

Menulis, itu Keyakinan Mengimani sebuah doa paling tajam dari ribuan diksi kata Melafalkan Jelmaan hati yang kelut untuk lidah tuturkan Metafsirkan bahasa – bahasa yang terlalu bisu diucapkan rasa Tulisan itu adalah jiwa, rasa, dan orientasi sebuah Cinta Diantara berjubelnya rasa, tergelantung dikelopak hati Aku mencoba berontak, menendang nendang dinding hati dan mengambil frasa Menganyam bilik bilik panca indra , kemudian menikmati kehangatan maknanya Karena dengan mengulurkan tangan tangan sutra ini Ada tembang tembang harapan yang mencoba menghiburmu Tentang Impian, Tentang masa depan yang menghampiri dikhayalan malam Lalu kuterbangkan tutur-tutur mulia ke dalam sangkar,yang dianyam dalam bingkai alinea.. Aku hanya mencoba menghidangkan beberapa potong baris kata Dari sukma sebuah ilmu yang terpasung Lalu sampai kapan kita terus terpaku dalam belenggu ? Mari kita dobrak mitologi mitologi kolot yang dungu Dengan doa paling tajam ini, mengadah ke langit dan menyapa ...