Posts

Cerita Istana

Pagi ini di bawah kilauan mentari Yakin melangkah sekuat hati Kompeten, profesional, dan kontributif Itu melekat di diri              Sebait kalimat itu yang sering terngiang di pikiranku. Entah kenapa, tapi rasanya sesuatu banget kalau kalimat-kalimat itu mengalun bersama nada yang dapat dikatakan tidak sumbang. Mungkin aku gila, atau mungkin aku kerasukan sesuatu. Ini semua tentang LSiS, semua hal yang membuatku mengerti arti dari “sahabat” dan “keluarga”.             Maniak atau fanatik, entah apapun itu. Dapat juga dikatakan pengorbanan, jika kata itu pantas. Semua dimulai dari sebuah bangunan kecil itu. Sederhana namun bersahaja. Biasa disebut “sekre” atau istana bagi kami yang perlu peneduh. Tiap sudut yang dahulu munculkan kenangan untuk masa kini. Di meja paling selatan itu, tepatnya di bagian raknya. Entah berapa puluh atau berapa ratus makalah karya tulis hasil para laskar istana tersebut. Di r...

LSiS in Memorial

Bismillah.....            Satu hari berlalu, setelah secara resmi kepengurusan LSiS 2012 dinyatakan berakhir dan terpilih Presiden LSiS 2013. Masih tak bisa hilang dari ingatan saya,  Ika Rosiana , tentang semua cerita kebersamaan kita dalam satu naungan atap bernama keluarga Lingkar Studi Sains.            Ada banyak hal yang hingga kini masih mengganjal di diri saya, masih banyak janji yang belum saya tepati, banyak hutang yang belum terbayarkan, dan banyak kewajiban yang belum saya selesaikan dengan baik. Salah satunya ucapan maaf dan terima kasih yang mendalam teruntuk teman-teman seperjuangan LSiSer's yang mungkin tak dapat saya ucapkan satu per satu.            Pertama untuk  Ika Bonita Mardiyani  ( @bonitamardiika ) , orang yang paling sigap, kuat, tegas, lembut hatinya, tak pernah bisa menyakiti orang lain, pejuang yang gigih, dan sahabat perjuangan yang s...

Tak Sekedar Melihat

            Daun itu hijau,  zebra cross  itu putih, dan air itu tak berwarna. Bagaimana kita tahu itu? Jawabnya satu, yaitu dengan melihat. Melihat dengan mata tak perlu bimbingan orang tua, berbeda dengan berjalan maupun berbicara. Dari bangun di pagi hari hingga tidur lagi di malam hari, melihat terkadang membawa dampak yang sangat dalam kepada hidup kita.            Bagi anak-anak, melihat adalah awal dari apa yang mereka lakukan,  children see children do.  Tentu kita sendiri merasakan itu. Dulu ketika masa kanak-kanak kita sering meniru apa yang orang lain lakukan, terutama orang tua kita. Kita juga belajar mengenal lingkungan. Itu semua diawali dengan melihat. Kini para pemuda bergerak membangun bangsa juga diawali dengan melihat. Melihat keadaan negeri yang kelewat parah. Parah karena beberapa pejabat tak lagi bisa melihat.              Di lain hal, melihat ...

Nyaman Itu Kalau Sudah Biasa

                           “Aku nggak nyaman kalau di sana”, “Kayaknya gue nggak cocok dech sama tempat kita ini”, “Aku pilih di sini aja ah, orangnya asyik-asyik”. Pernah dengar kalimat seperti itu, atau minimal intinya sama, keluar dari mulut teman kita maupun orang yang kita kenal? Ya, pasti sebagian dari kita akan bilang “pernah”. Terus apa maksudnya? Apa hubungannya kalimat-kalimat itu dengan judul artikel ini? Ini sangat tidak penting, jika kamu adalah tukang menyerah.                           Nyaman adalah sebuah kata sifat atau keterangan yang berarti perasaan tenang atau cocok dengan suatu keadaan atau lingkungan. Perasaan ini memang tidak bisa dipaksakan. Tidak seperti anak kecil yang bisa dipaksa untuk makan sayuran. Juga tidak seperti kentut yang bisa ditahan untuk tak keluar ketika sedang presentasi di depan publik. Apapun analoginya, n...

Pers “Membentuk” Realita?

Kita semua memahami makna dari pers bagi kehidupan masyarakat yang demokratis. Dalam masyarakat demokrasi, pers berperan sebagai ‘ public watch dog ’ yang mengawasi jalannya penggunaan kekuasaan oleh lembaga-lembaga negara. Namun kita bisa melihat dengan jelas adanya satu pertanyaan sederhana yang muncul, ‘jika pers mengawasi lembaga-lembaga negara, lantas siapa yang mengawasi pers?’ Pertanyaan ini mungkin terdengar agak konyol bagi sebagian orang, namaun bagaimanapun juga itu adalah pertanyaan yang sangat masuk akal. Meski tidak secara langsung memerintah suatu negara, pers memiliki kemampuan yang luar biasa besar dalam membentuk pendapat publik. Ada sebuah contoh sederhana bagaimana pers membentuk opini masyarakat. Contoh paling sederhana, misalnya saja saat kita ditanya, jika ada dua rumah yang berbeda, di salah satu rumah ada kolam renang dan di rumah yang lain ada sepucuk senjata api, kira-kira ke rumah yang mana orang tua akan lebih banyak melarang anaknya pergi? Jawaban ya...

Dunia Jurnalistik Sebagai Pelengkap Trias Politica dan Sebagai Media Aspirasi Bangsa

Kata-kata Trias Politica pertama kali digagas oleh ahli filosofi Perancis JJ. Reasau. Kata-kata yang mengandung unsur politik sebuah negara yaitu Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif ini di pakai oleh banyak  negara-negara di dunia, sebut saja negara kita Indonesia. Negara yang jumlah penduduknya banyak dan negaranya luas. Namun ada satu yang kini mempunyai peran penting bagi dunia, khusunya Indonesia yaitu dunia Jurnalistik. Menurut Kris Budiman, jurnalistik (journalistiek, Belanda) bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat. Sebelumnya, jurnalistik dalam pengertian sempit disebut juga dengan publikasi secara cetak. Dewasa ini pengertian tersebut tidak hanya sebatas melalui media cetak seperti surat kabar, majalah, dsb, namun meluas menjadi media elektronik seperti radio atau tel...

Selamat Datang di Era Informasi

Information is a power. Tidak bisa dipungkiri bahwa kehidupan sehari-hari saat ini tidak terlepas dari informasi. Informasi menjadi hal yang begitu berarti. Permasalahan pada seseorang datang dari apa yang dia ketahui dengan apa yang tidak dia ketahui. Mereka yang mengetahui lebih banyak informasi akan mendapatkan keuntungan tersendiri. Bahkan, ada pendapat bahwa siapa yang dapat menguasai informasi, dia akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berhasil. Ya, sekarang ini sudah bukan saatnya lagi  hanya berangan-angan  dapat memiliki kantong ajaib ketika kita ingin ini, ingin itu, banyak sekali. Pada kenyatannya ada senjata yang lebih ampuh yang harus kita miliki untuk dapat menggenggam dunia. Selamat datang di era informasi. Mendengar kata informasi, akan ada banyak hal yang dapat kita hubungkan. Berita, jurnalistik, dan media adalah tiga hal yang berhubungan sangat erat dengan kata informasi disamping hal-hal yang lain. Kegiatan jurnalistik menghasilkan berita yang di...